TIPS AGAR TIDAK KETAHUAN SAAT BERBOHONG

Semua orang pasti inginnya orang terdekat mereka seperti keluarga, teman, kerabat atau pasangan mereka jujur. Tapi pasti akan ada suatu kondisi tertentu dimana kita harus terpaksa berbohong, entah untuk kebaikan atau karena memang disengaja untuk menutupi sebuah kebenaran.  Mereka berharap si lawan bicara percaya dengan alasan yang mereka buat.  Karena bisa berabe kalau kalau sampai mereka tahu kejadian sebenarnya.

Tapi kayaknya sebelum kalian berbohong, pastikan dulu hal hal berikut ini agar semua berjalan mulus.

  • Pastikan alasan yang tepat

Ketika Anda mau berbohong, pastikan alasan yang anda buat cukup detail dan sudah sesuai dengan kejadian yang sedang berlangsung. Dan bukan alasan klasik yang sudah dipakai turun temurun.

Misalnya :

Pertanyaan                 :  “Kenapa kamu pulangnya telat? Udah jam 12 belum pulang juga!”

Alasan Klasik: “ Macet ma, pa…”

Jawaban Alasan Klasik: “Alesaaaannnn!!!!”

Alasan Alternatif : “Tadi pas pulang, aku ditraktir dulu makan sama teman-teman di Café A , terus dianter pulang , terus pas dijalan eh haus terus mampir dulu ke minimarket buat minum sebentar. Terus baru pulang deh..”

Jawaban Alasan Alternatif : “Oh gitu, yaudah kalo gitu, temen kamu baik juga yaaa… “

  • Perkirakan kira-kira orang yang Anda bohongi, percaya atau tidak dengan alasan Anda.

Ini dia yang susah, karena biasanya suka diluar prediksi. Coba Anda ulangi kira kira pertanyaan apa yang akan ditanya, dan jawaban yang akan anda utarakan, untuk mengira-ngira kalau AAnda beri jawaban seperti itu percaya atau tidak, kalau perlu kasih bukti pendukung untuk menunjang. Dan Anda juga jangan menunjukkan gerak gerik mencurigakan yang menunjukkan kalau Anda sedang berbohong, missal dengan menggaruk garuk hidung atau leher, tidak menatap mata si lawan bicara dll.

  • Pastikan Anda hafal betul alasan dan kronologis jalannya cerita kebohongan Anda.

Anda mesti hafal betul alur cerita kebohongan Anda mulai dari A sampai Z. Atau alur cerita anda dibalik dari Z ke A, lalu diacak dari A ke B terus ke X segala macam untuk memastikan dia bahwa cerita anda benar.

Misalnya :

Dia          : “Kamu jadi kemarin seminggu kemana saja gak datang kerumahku.”

Kamu    : “Aku kan ke kampung sayang waktu itu, kan udah aku ceritain ke kamu.”

Dia          : “Jadi kamu kesananya sendiri apa sama sama keluarga kamu?”

Kamu    : “Bareng-bareng sama keluarga yang “

Dia          : “Bukannya waktu itu kamu bilangnya kamu pergi sendiri?!” (NAHLOH!)

Kamu    : “Eh, emang iya ya?”

Dia          : “JADI KAMU SENDIRI APA GIMANA???!!!”

PECAHLAH PERANG DUNIA KE 54 KALI.  So guys, makanya penting banget buat hafal alur cerita Anda, karena salah satu cara mengetahui orang itu berbohong atau nggak, addalah dengan mengacak kembali jalur cerita dari awal ke akhir, akhir ke awal, dan random.

Semoga artikel ini bisa menyelamatkan anda dari perang dunia ke- 54.

Advertisements

Author: ceritanyakiki

Kiki. Belongs to Pipan || #bikepacker Random pic and story.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s